Jumat, 27 Maret 2020

MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS



Oleh
ANIFA YULIA, S. Pd.
Guru SMPN 2  Bukittinggi, Sumbar


Pembelajaran IPS pada hakikatnya merupakan telaah tentang manusia dalam hubungan sosial dan kemasyarakatan. Karena pada dasarnya manusia merupakan makhluk sosial yang selalu hidup bersama dan membutuhkan orang lain. Mulai dari tingkat keluarga, lingkungan sekitar, nasional, regional bahkan internasional. Selayaknya pelajaran IPS adalah pelajaran yang menyenangkan dan diminati oleh siswa karena mempelajari tentang manusia itu sendiri sebagai makhluk sosial yang kompleks dan selalu berubah. Tujuan pembelajaran IPS adalah agar peserta didik menjadi warga negara yang baik, melatih peserta didik berkemampuan berpikir matang untuk menghadapi dan memecahkan masalah sosial dan agar peserta didik dapat mewarisi dan melanjutkan budaya bangsa
Namun kenyataannya Pembelajaran IPS sering dianggap sebagai pelajaran yang membosankan dan kurang diminati oleh siswa karena identik dengan kumpulan konsep, pengertian, data ataupun fakta yang harus dicatat dan dihafal. Selain itu mata pelajaran IPS tidak termasuk pelajaran yang di UN kan sehingga dianggap kurang penting dibandingkan dengan pelajaran lain yang di UN kan. Masalah lain yang menyebabkan pelajaran IPS kurang diminati adalah metode pembelajaran dari guru yang masih banyak bersifat konvensional dengan ceramah , mencatat, menghafal sehingga kurang  menantang.
Untuk meningkatkan motivasi siswa dalam belajar , guru IPS  perlu melakukan inovasi dalam metode, model , media ataupun sumber - sumber belajar yang lebih bervariasi. Ibarat dalam sebuah pementasan, maka Guru adalah sutradara dalam pembelajaran. Kemampuan guru dalam menyusun skenario pembelajaran dari perencanaan pelaksanaan, metode, model pembelajaran, bahan ajar dan penilaian akan menentukan sukses tidaknya pembelajaran. Sebagai sutradara pembelajaran maka guru harus dapat mengorganisasikan berbagai komponen pembelajaran sehingga dapat saling bersinergi untuk mencapai tujuan  pembelajaran. Guru dituntut untuk kreatif dalam memilih metode dan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi dan juga karakteristik peserta didik sehingga dapat membangkitkan motivasi belajar siswa.
Menjadikan pembelajaran IPS menjadi pelajaran yang menarik dan diminati oleh siswa merupakan tantangan tersendiri bagi guru IPS. Beragam  metode dan model pembelajaran dapat dilakukan guru IPS dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, seperti  model Sosio Drama, kuis, TTS, diskusi, Mind Map, penggunaan IT, membuat produk  ataupun pembelajaran di luar kelas dengan mengajak siswa mengamati lingkungan sekitar, kunjungan ke museum dan sebagainya sesuai tuntutan materi pelajaran. Guru IPS dituntut untuk dapat menyiapkan siswa yang memiliki keterampilan sosial dan kepekaan terhadap lingkungan serta kemampuan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi di sekitar mereka. Guru IPS diharapkan tidak lagi terjebak dalam pembelajaran ceramah yang monoton, namun mereka hanya sebagai inspirator dan fasilitator yang menuntun jalannya pembelajaran dengan baik. Tentunya guru juga harus banyak belajar dan membaca agar dapat memahami berbagai metode dan model pembelajaran yang menarik dan menyenangkan.
Pembelajaran IPS tidak hanya berupa materi yang harus diajarkan oleh guru, tapi dapat dilakukan serta diperoleh siswa dari berbagai sumber, antara lain dari pustaka, internet, dengan mengamati lingkungan, melakukan observasi langsung seperti ke pasar, perusahaan, museum, lingkungan sekitar dan sebagainya . Tentunya ilmu yang didapat dari pengalaman sendiri maupun langsung lebih bermakna daripada sekedar mencatat dan menghafal. Adanya model dan kegiatan pembelajaran yang lebih bervariasi tentunya lebih menyenangkan dan dapat meningkatkan motivasi siswa dalam belajar IPS.
Tak kalah penting dalam pembelajaran IPS adalah siswa harus rajin membaca dan menyimak beragam informasi serta  peristiwa yang terjadi dalam kehidupan  sehari – hari. Siswa harus update berbagai peristiwa dan informasi terkini. Karena setiap saat ada saja informasi atau peristiwa baru. Siswa diharapkan dapat mengamati dan melakukan penilaian bagaimana suatu peristiwa terjadi serta dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi di sekitar mereka. Dengan demikian tujuan pembelajaran IPS agar peserta didik menjadi warga negara yang baik, melatih peserta didik berkemampuan berpikir matang untuk menghadapi dan memecahkan masalah sosial dan agar peserta didik dapat mewarisi dan melanjutkan budaya bangsa dapat tercapai.