Selasa, 23 Juni 2020

MENJADI GURU PRODUKTIF DI MASA WFH

Oleh ANIFA YULIA, S.Pd.

Guru SMPN 2 Bukittinggi


Sudah hampir 6 bulan wabah virus corona melanda dunia, termasuk Indonesia. Selama itu pula anjuran sosial distancing dan bekerja dari rumah (Work From Home / WFH ) dilaksanakan. Sampai sekarang wabah ini belum menunjukkan tanda–tanda akan berakhir, sehingga masa WFH terus diperpanjang.


Masa WFH, merupakan kesempatan emas bagi para guru melakukan kegiatan produktif yang menunjang profesinya. Jika selama ini guru mengeluhkan tidak punya waktu dan kesempatan, maka masa WFH adalah waktu yang tepat. Banyak hal produktif  yang dapat dilakukan  guru dalam memanfaatkan waktu luangnya. Terutama dalam dalam rangka mempersiapkan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan ( PKB ) yang sangat berguna untuk nilai  Daftar Usulan Penilaian Angka  Kredit (DUPAK) dan angka kredit untuk kenaikan pangkat. 


PKB merupakan usaha yang dilakukan guru secara sadar dalam meningkatkan kompetensinya, sehingga menjadi guru yang profesional. Guru yang profesional bukan hanya memiliki kinerja yang baik di bidangnya, tapi juga mampu melakukan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Sesuai dengan Permenpan RB Nomor 16 tahun 2009, yang masih digunakan sampai sekarang, ada 3 komponen PKB; 1) melaksanakan kegiatan pengembangan Diri, 2) Melaksanakan Publikasi Ilmiah,  3) Menciptakan Karya Inovatif


Pertama, Melaksanakan kegiatan pengembangan Diri. Komponen kegiatan pengembangan diri terdiri dari mengikuti pelatihan, seminar, lokakarya dan kegiatan kolektif guru lainnya yang sesuai dengan tugasnya. Jika selama ini guru kesulitan untuk dapat mengikuti pelatihan ataupun seminar karena jarang memperoleh kesempatan, maka sekarang banyak pihak yang melaksanakan pelatihan atau seminar secara secara online. Bahkan bertebaran di dunia maya. Banyak pelatihan ataupun seminar yang bisa diperoleh dengan cara berbayar ataupun gratis dan mendapatkan sertifikat pula. Tentunya bukan sekedar sertifikat yang kita harapkan, melainkan  ilmu yang diperoleh memang sangat bermanfaat, terlebih untuk meningkatkan pengetahuan dan meningkatkan kualitas pembelajaran di masa WFH  maupun setelah normal nantinya. Kesempatan ini akan berlalu begitu saja kalau gurunya sendiri tidak ikut aktif mencari informasi dan mengikuti pelatihan tersebut dengan baik. Selain itu yang diharapkan sekali adalah guru dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam praktek sehari – hari.


Kedua, Melaksanakan publikasi ilmiah. Publikasi ilmiah, identik dengan kegiatan menulis. Guru memang diharapkan untuk menulis. Guru bisa menulis Penelitian Tindakan Kelas (PTK),  Best Practice, membuat artikel, membuat buku, bahan ajar, modul dan sebagainya. Yang sangat bermanfaat bagi guru dalam memperoleh angka kredit dan diharapkan juga bermanfaat bagi siswanya. Guru dapat mempersiapkan bahan ajar dan media yang menunjang kegiatan pembelajaran.  Banyak sekali pelatihan, ataupun Bimtek tentang cara menulis yang dapat diikuti, tentunya harus diiringi oleh kemauan yang kuat dan melakukan. Jika tidak semua itu tidak berarti apa apa.


Ketiga. Menciptakan karya inovatif. Masa WFH, merupakan kesempatan emas bagi guru untuk merenung, menemukan ide- ide cemerlang untuk membuat karya inovatif dalam pendidikan. Tentunya karya yang dihasilkan diharapkan dapat bermanfaat dalam pembelajaran atau jika memungkinkan bisa juga berguna bagi orang banyak. 


Masa WFH merupakan masa yang tepat bagi guru untuk terus belajar, menambah ilmu dan wawasan serta melakukan pengembangan diri. Tentunya diharapkan ilmu yang didapat selama masa WFH dapat diterapkan dengan baik dimasa pembelajaran di  rumah bagi siswa juga setelah tatap muka nantinya. 


Guru diharapkan tidak ada lagi kendala dengan perangkat pembelajaran, bahan ajar ataupun media, karena sudah memiliki waktu yang panjang mempersiapkannya.


Selain mengisi waktu dengan kegiatan yang mendukung kompetensinya, guru juga dapat mengisi waktu dengan kegiatan bermanfaat lainnya seperti menyalurkan hobi,  menjahit, memasak, berkebun, bertukang atau kegiatan bermanfaat lainnya. Yang penting guru jangan merasa kebingungan dimasa WFH ini. Dan menjadikan WFH bermanfaat, produktif dan tetap semangat menyambut masa normal nantinya.