Kamis, 30 Juli 2020

Guru IPS dan Geografi diundang BKKBN Jabar mengembangkan SSK



Socius Media. Bandung, (29/7), Untuk mewujudkan SSK yang lebih berkualitas, BKKBN Perwakilan Jawa Barat mengundang sembilan guru IPS yang juga pengurus FKGIPS PGRI Jabar dan MGMP IPS, serta 9 guru Geografi tingkat SMA untuk menyusun RPP, LKPD dan lnstrumen Penilaian untuk Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). 

Selama dua hari, (28-29/7), bertempat di Bidang Latbang BKKBN Jabar,  kesembilan orang guru IPS yang digawangi oleh koordinator sekaligus Nara Sumber SSK, Yanto Surya Hadiyanto dari SMPN 1 Cisolok dan Yayan Moch. Ramdhan dari SMAN 1 Cisolok, Sukabumi,  tersebut secara serius membahas dan menyusun RPP, LKPD & Instrumen penilaian yang akan dijadikan contoh untuk SSK di Jawa Barat dan nasional . 

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala BKKBN Jawa Barat, Drs. Kusmana. Dalam sambutannya, sosok yang akrab dipanggil "Ayah Uung" oleh kalangan BKKBN ini, berharap kegiatan ini akan menghasilkan output yang berkualitas untuk kemajuan SSK. Ia pun menegaskan pentingnya perencanaan dalam berkeluarga karena dengan keluarga berencana segalanya akan jauh lebih baik. 

Yanto Surya Hadiyanto yang juga Ketua Pengda FKGIPS PGRI Kab. Sukabumi dan MGMP IPS Kab. Sukabumi menegaskan bahwa esensi dari SSK adalah penanaman nilai-nilai kependudukan kepada peserta didik. Menurutnya kesadaran tentang kependudukan dan keluarga berencana penting diberikan sejak dini. 

Peserta yang hadir dari tingkat SMP dalam kegiatan ini merupakan sosok yang tidak asing lagi bagi kalangan guru IPS Jawa Barat. Selain Yanto Surya, juga hadir Enang Cuhendi (Ketua PW FKGIPS PGRI Jabar dan Waketum PP FKGIPS Nasional PGRI), Suciati (Waka PW FKGIPS PGRI Jabar), Muh. Nursodik (Waka PW FKGIPS PGRI Jabar), Epha Srimawati (Bendahara PW FKGIPS PGRI Jabar), Dedi Supriatna (Wakil Sekretaris PW FKGIPS PGRI Jabar), Hilman Latif (Ketua Pengda FKGIPS PGRI KBB), Riring Paela (Ketua Pengda FKGIPS PGRI Kuningan) dan Cecep Suheri (Pengda FKGIPS PGRI Cianjur).


Selama pelaksanaan kegiatan tatap muka ini protokol kesehatan sesuai standar protokol Covid-19 dilaksanakan secara ketat. Pihak BKKBN membekali peserta dengan masker & hand sanitizer, menjaga jarak duduk antar peserta, membagi peserta dalam dua ruang terpisah antara SMP dengan SMA dan pemenuhan ketetentuan lainnya sesuai protokol kesehatan. Kegiatan ditutup secara resmi oleh Irfan, selaku Koordinatir Bidang Pengendalian Kependudukan BKKBN Jabar.(Socius Media-Enang Cuhendi)