Senin, 17 Agustus 2020

KEMERDEKAAN TERTUNDA?

                      Oleh: Wijaya


Negeri kepulauan membentang luas

Diapit dua samudera dan dua benua

Sejak dahulu kala selalu jadi rebutan

Bangsa pemangsa perenggut sumberdaya


Flora dan fauna sangat banyak jumlahnya

Menjadi kekhasan setiap kawasan

Juga ragam budaya karya masyarakatnya

Dilengkapi kekhasan bahasa daerahnya


Negeriku subur dan makmur katanya

Melintas cerita dari para generasi tua

Semua tersedia di setiap jengkal tanahnya

Tidak lupa luasnya lautan jadi cirinya


Masyarakat yang ramah dalam bertutur kata

Berbalut pakaian adat mewarna Nusantara

Di setiap jengkal tanah terkandung sumberdaya

Didalam lautnya menyimpan sejuta pesona


Kini negeriku telah lepas dari penjajah durjana

Berkumandang proklamasi menanda merdeka

75 tahun sudah negeri ini menjalankan rodanya

Menenun cita-cita para pendiri negara


Berganti kepemimpinan sudah biasa

Semua berbincang atas nama rakyat

Berlomba merebut mandat pemilik suara

Menjadi orang yang duduki kursi istana


Sumber daya alam melimpah ruah

Dieksploitasi oleh para kacung dunia

Distempel para pemilik kursi dan kuasa

Menambah pundi-pundi di sakunya


Rakyat menjerit dalam derita

Berjuang untuk tetap bisa makan

Mengumpul remah-remah sisa rebutan

Manusia musiman pencari suara


Negeriku itu bernama Indonesia

Kini tepat 75 tahun usianya

Negeri indah nan kaya raya

Tetap menjadi rebutan setiap masa


Merdeka! sambil menahan luka...