Selasa, 11 Agustus 2020

PGRI Penyambung Lidah Guru dan Orang Tua


Oleh : Heris Hendriana

Ketua Dewan Pakar PGRI Jawa Barat


Sejarah PGRI menunjukkan kekuatan, indefendensi dan keberpihakan pada kemajuan pendidikan. Tetap kritis dan konstruktif. Sikap tersebut tetap tampak dan makin tajam di era kepemimpinan Prof Unifah saat ini. Sikap tegas pada penolakan kebijakan POP adalah sebagai salah satu buktinya. Disertai dengan solusi yang memperhatikan kebutuhan dasar pendidik dan siswa. Yaitu pengalihan besaran anggaran tersebut untuk mengatasi akibat pandemi pada bidang pendidikan. 

Sumber foto: ikipsiliwangi.ac.id

Ketua PGRI Jawa Barat (Dede Amar) menjadi bagian dari penyambung lidah para guru dan siswa. Perjuangannya mendapatkan aspirasi langsung secara daring maupun luring (temu lokasi) membuahkan berbagai insipirasi dan aspirasi. Aspirasi ini tdk hanya diperoleh di perkotaan. Daerah jawa barat masih banyak lokasi-lokasi yang 3T bahkan di daerah yg dekat dengan ibu kota propinsi pun.


Kebijakan POP bukan saja dianggap kurang tepat oleh para guru, tetapi juga oleh para orang tua siswa. Guru sebagai profesional memerlukan tahapan profesional dalam pengembangan kompetensinya. Keterbaruan jenis kompetensi, kontekstual dan trust adalah bagian terpenting yang membuat mereka nyaman untuk berkembang. 


Kesulitan  pada kurikulum dan strategi pembelajaran adalah hal mudah bisa diselesaikan oleh para guru. Tetapi dukungan sarana di luar institusi pendidikan yang tidak bisa diselesaiakan secara parsial membuat posisi guru semakin terjepit. 


Kebijakan pembelajaran Daring sendiri tidak bisa disamakan seluruh daerah. Daerah di jawa barat (3T) dimana masyarakat, guru dan siswanya berada di kelurahan atau lokasi yang sama, mereka pergi ke kota kecamatanpun hanya enam bulan sekali.  Apakah perlu pembelajaran daring? 


Tulisan di atas hanya bagian kecil point keluhan dan harapan guru dan masyarakat. Masih banyak aspirasi lainnya. PGRI tetap menjadi penyambung Lidah Guru dan Orang Tua

 

Salam PGRI. Tetap semangat untuk semakin Berkah.