Jumat, 30 Oktober 2020

DAMPAK PANDEMI COVID-19: MUNCULNYA PEMBELAJARAN DARING


Ridha Dwi Wulansari,M.Pd

Ridhadwiwulansari4@gmail.com

SMPN 1 Kemlagi, Mojokerto – Jawa Timur


Virus Corona ( Covid-19 ) merebak hebat di seluruh dunia,tak terkecuali Negara tercinta,Indonesia.Begitu cepat melesat bak anak panah Arjuna,Covid-19 meluluhlantakkan semua sector kehidupan manusia.Tak perduli apakah di Negara-negara maju maupun Negara-negara miskin.Apakah mereka orang kaya atau orang miskin,orang terkenal atau rakyat biasa.Semua terkena dampak pandemic Covid – 19.Bahkan WHO sebagai badan kesehatan dunia telah menetapkan bahwa Covid-19 sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) atau Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang meresahkan Dunia.Penambahan jumlah yang terjangkit virus ini begitu cepat dan tak terkendali.Dalam sekejap Negara – Negara di seluruh dunia kehilangan banyak penduduk akibat terjangkit virus ini.Berbagai macam cara Negara – Negara dilakukan untuk menanggulangi virus ini.Pandemi Covid – 19 juga membawa dampak yang luar biasa dalam mempengaruhi kondisi social,ekonomi,politik,psikologis dan pendidikan dalam jangka waktu yang cukup lama.Imbas dari dampak pandemic covid-19 salah satunya adalah mengubah sistem pendidikan yang semula menggunakan pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (Daring).

Awal pembelajaran Daring semua kalangan dibuat kalang kabut.Ada yang pro dan banyak pula yang kontra,karena pembelajaran Daring ini tidak lagi melibatkan Guru dan Peserta Didik saja,tapi juga melibatkan orangtua secara aktif.Orangtua yang selama ini tenang di dalam menjalankan aktifitas hariannya harus mulai mendampingi anaknya secara aktif dalam pembelajaran Daring.Kadang ada beban psikologis anak akibat pembelajaran Daring ini,anak mulai membandingkan belajar dengan gurunya dan belajar dengan orangtuanya.Tak jarang si anak lebih enjoy belajar dengan guru,ketimbang anak belajar dengan orangtua.

Pada tanggal 24 maret 2020 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengeluarkan Surat EdaranNomor 4 Tahun 2020 TentangPelaksanaanKebijakan Pendidikan Dalam Masa DaruratPenyebaranCovid-19. Surat Edaran tersebut menjelaskan bahwa proses belajar dilaksanakan di rumah melalui pembelajaran daring / jarak jauh dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. 

        Pembelajaran Daring dapat dilakukan dengan melalui beberapa aplikasi diantaranya adalah : Google Form,Google Classroom,WAG,Zoom Meet, Radio,Media TV dsb.

Dalam pembelajaran Daring ada beberapa kendala yang dihadapi baik oleh Guru maupun siswa,diantaranya jaringan internet, tidak semua tempat tinggal siswa memiliki jaringan internet baik,kendala berikutnya piranti pembelajaran Daring seperti HP dan laptop bahwa tidak semua siswa memiliki HP maupun laptop,komunikasi terjalin kurang lancar yang menyebabkan materi belajar menjadi sulit dipahami.Selain ada kendala dalam pembelajaran Daring,Pembelajaran Daring ini pun memiliki kelebihan diantaranya : Siswa bisa lebih mandiri dalam belajar karena belajar tidak harus pada 1 guru saja,baik guru maupun siswa lebih aktif dan kreatif dalam membuat media dan model pembelajaran yang menarik.

    Pandemi Covid-19 memang membawa dampak yang sangat besar bagi semua sendi kehidupan masyarakat,khususnya dunia Pendidikan.Selama ini pembelajaran yang terjadi dengan sistem tatap muka berubah drastis dengan sistem Pembelajaran Daring.Ya,apapun yang terjadi harus dihadapi dengan hati yang ikhlas,harus bisa menerima setiap perubahan yang terjadi dengan selalu mengedepankan pikiran positif dan terus memberikan dorongan semangat untuk generasi muda Indonesia,Generasi Harapan Bangsa..Salam Sehat dan tetap semangatt..