Selasa, 03 November 2020

BERSINERGI MEMBANGUN KOMPETENSI MELALUI FKG IPS NASIONAL


 Oleh Enang Cuhendi, *)

 

Pendahuluan

Era globalisasi memberikan tantangan yang sangat berat bagi bangsa Indonesia. Di era global ini tingkat persaingan dalam berbagai bidang kehidupan dirasa sangat kompetitif. Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang dengan pesat. Hanya negara-negara yang memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi pada level tinggi yang akan memenangkan persaingan tersebut. 

Sumber daya manusia (SDM) menjadi unsur pertama dan utama dalam setiap aktivitas yang dilakukan. SDM yang berkualitas akan dapat mengembangkan potensi yang dimiliki untuk kemajuan bangsa dan negaranya. Menurut Sudarmanto ( 2009 : 3) SDM merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan bagi keberhasilan atau kegagalan organisasi dalam mencapai tujuan, baik pada organisasi publik maupun private.  Peralatan yang andal atau canggih tanpa adanya peran aktif sumber daya manusia tidak akan mempunyai arti apa-apa. Dengan SDM yang berkualitas persaingan di era global dapat dimenangkan.

 

FKGIPS Nasional Sebagai Wadah Pengembangan SDM Berkualitas

Salah satu pihak yang berperan besar dalam meningkatkan kualitas SDM di negara kita adalah guru. Guru merupakan komponen penting dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan nasional yang ujung-ujungnya bermuara pada output berupa SDM yang berkualitas. Atas dasar itu, upaya perbaikan apapun yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tidak akan memberikan sumbangan yang signifikan tanpa didukung oleh guru yang profesional dan berkualitas

Dalam menunjang kemajuan pendidikan, seorang guru harus memiliki kompetensi yang mumpuni. Saat ini pemerintah menetapkan empat kompetensi yang harus dimiliki seorang guru, yaitu: kompetensi paedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi. Keempat kompetensi ini mutlak harus dimiliki oleh seorang guru apabila dirinya ingin disebut sebagai guru yang profesional.

Berbagai upaya perlu dilakukan oleh setiap guru untuk meningkatkan kompetensinya. Selain mengikuti berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan, workshop maupun seminar, setiap guru juga perlu berperan serta secara aktif dalam kegiatan organisasi profesi. Melalui organisasi profesi yang diikutinya seorang guru berkesempatan untuk bersinergi membangun konektifitas, komitmen dan kompetensi.

Di era globalisasi seperti sekarang ini, kehadiran Forum Guru  sangat penting perannya sebagai “wadah” pemersatu guru IPS seluruh Indonesia. Kehadiran Forum Guru IPS Seluruh Indonesia  ini diharapkan menjadi sarana memperoleh kecepatan informasi dan komunikasi serta peningkatan profesionalisme antara sesama pengurus dan anggotanya baik pengurus pusat, pengurus wilayah maupun pengurus kota atau kabupaten. yang akan menjaga dan melestarikan budaya lokal sebagai landasan dalam menghadapi era digital, era globalisasi dan perdagangan bebas di abad 21. Saat ini banyak organisasi profesi guru yang sudah terbentuk, salah satunya adalah Forum Komunikasi Guru IPS Nasional (FKG IPS NASIONAL). FKGIPS Nasional merupakan wadah bersama bagi guru-guru IPS di Indonesia, baik dari SMP maupun MTs negeri dan swasta untuk bersinergi bersama membangun kompetensi.




FKG IPS Nasional didirikan empat tahun yang lalu, tepatnya pada 16 Oktober 2016. Mengacu pada aspek legalitas berupa Akta Notaris yang dikeluarkan oleh kantor Notaris dan PPAT Asep Wahyudin, SH. Nomor 10 tertanggal 3 November 2016 yang diperkuat dengan SK Kemenkum HAM RI Nomor AHU 0077476.AH.01.07 Tahun 2016 tertanggal 3 November 2016. maka disepakati hari lahir FKGIPS Nasional jatuh pada 3 November 2016. Dikukuhkan oleh Kepala PPPPTKPKn dan IPS Kemdikbud RI di PPPPTKPKn dan IPS Kota Batu, Malang.


Sesi Foto bersama pasca pengukuhan FKGIPS Nasional

Kelahiran FKG IPS NASIONAL dibidani oleh sebelas orang guru aktivis IPS yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Mereka merupakan tim formatur  FKG IPS NASIONAL, yaitu: Iman Rochayadi, M.Pd (Jabar), Bambang Sutedjo, S.Pd (Jatim), Widodo Indriyanto, S.Pd., M.Pd. (Jateng), Steven Tumewa, S.Pd., M.Pd. (Sulut), Dr. Dra. Dyah Ayunda W, M.Pd. (Jatim), Syamsul Bahri AP, S.Pd. MM. (Sulsel) Mamik Setiawati, M.Pd. (Jatim), Abdul Rahman, S.Pd. M.Pd. (Sulsel), A. Endang Widayati, S.Pd. (Jatim), Wahyuningsih, SE., M.Pd. (Sumbar) dan Enang Cuhendi,S.Pd., M.M.Pd. (Jabar).

Adapun tujuan yang ingin dicapai dari berdirinya FKG IPS NASIONAL adalah terciptanya konektifitas seluruh guru IPS di Wilayah Indonesia, memelihara dan mengembangkan potensi – potensi yang dimiliki oleh guru, peserta didik dan masyarakat dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean ( MEA) serta menciptakan masyarakat yang sejahtera; menggalang potensi untuk memberikan kontribusi pada pembangunan baik yang bersifat Sumber Daya Manusia maupun infrastrukur dalam mengembangkan pembelajaran IPS  masing – masing daerah di seluruh Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.



Sebagai sebuah organisasi profesi, FKG IPS NASIONAL bisa dipastikan memiliki visi, misi dan tujuan organisasi yang jelas. Visi FKGIPS Nasional yaitu” “Pemersatu Guru IPS Indonesia yang Berkomitmen, Sinergis dan Kompeten”. Organisasi yang bermoto juang "Membangun (3K): Konektifitas, Komitmen dan Kompetensi", ini mempunyai visi “Menjadi Wadah Pemersatu Guru IPS Indonesia yang Sinergis, Kompeten, Berkomitmen.


Indikator yang bisa dikembangkan dari visi tersebut antara lain :

1.      Peningkatan guru IPS  yang memiliki hubungan sosial dengan masyarakat pembelajar yang sejahtera dan berkarakter budaya secara berkesinambungan serta menjalin hubungan dengan berbagai pihak terkait, yaitu pemerintahan Pusat dan daerah , MGMP Provinsi dan Kota/Kabupaten, lembaga Swadaya Masyarakat;

2.      Guru yang  memiliki komitmen dan semangat berinovasi, kreatif, inspiratif, dalam meningkatkan mutu pendidikan;

3.      Guru yang  memiliki kompetensi dalam meningkatkan profesionalisme;

4.      Guru  yang berjiwa kompetitif  ke arah kemajuan

5.      Berprestasi akademis dan non akademis terus meningkat .

 



Untuk merealisasikan visi tersebut maka dikembangkan misi organisasi FKG IPS Nasional sebagai berikut:

1.      Membangun guru IPS yang visioner di seluruh Indonesia melalui lembaga profesi tingkat pusat sampai daerah, melalui pelatihan keprofesian, menjalin komunikasi melalui sarana Teknologi Informasi dan Komunikasi;

2.      Meningkatkan kualitas pendidikan untuk menghadapi daya saing MEA

3.      Meningkatkan kompetensi guru melalui diklat berkelanjutan berskala pusat dan daerah

4.      Mengimplementasikan life long learning

5.      Membangun komitmen atas dasar profesionalisme dan jiwa NKRI

 


Adapun tujuan yang ingin dicapai dari organisasi FKG IPS Nasional adalah sebagai berikut :

1.      Menciptakan konektifitas seluruh guru IPS di wilayah Indonesia untuk saling kenal mengenal dan kerja sama yang baik atas dasar profesi dan kompetensi yang di embannya dalam rangka membangun masyarakat pembelajar yang sejahtera dan berarakter budaya  serta menjalin hubungan dengan berbagai pihak terkait yaitu pemerintahan pusat, dan daerah, MGMP IPS, lembaga Swadaya Masyarakat;

2.      Memelihara dan mengembangkan potensi – potensi yang dimiliki oleh guru, peserta didik dan masyarakat dalam menghadapi daya saing Masyarakat Ekonomi Asean ( MEA) serta menciptakan masyarakat yang sejahtera dan berkarakter budaya

3.      Menggalang potensi untuk memberikan kontribusi pada pembangunan baik yang bersifat SDM maupun infrastrukur dalam mengembangkan pembelajaran IPS  masing – masing daerah di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

Untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan tersebut, maka sasaran yang harus dicapai pada masing-masing tujuan adalah sebagai berikut:

1.      Terjalinnya sinergitas guru seluruh Indonesia baik secara personal maupun secara kelembagaan yang terkoneksi dengan FKG IPS Nasional.

2.      Terlaksananya pendidikan dan pelatihan bagi guru IPS seluruh Indonesia

3.      Terwujudnya komitmen Guru IPS seluruh Indonesia untuk bersatu padu dalam meningkatkan kompetetensinya melalui wadah FKG IPS Nasional.

Program kerja yang akan dilaksanakan FKG IPS Nasional adalah:

1.      Menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), Training Of Trainer (TOT), Workshop, Seminar .

2.      Membangun network dengan MGMP IPS seluruh Indonesia, Dinas Pendidikan, LPMP, P4TK IPS dan direktorat teknis Kemendikbud

3.      Mendirikan Laboratorium IPS di setiap Sekolah SMP/Mts untuk memfasilitasi siswa dalam kegiatan Pembelajaran

4.      Mengadakan kegiatan karya ilmiah, karya Inovatif dan publikasi Ilmiah dalam bentuk buku atau jurnal

5.      Menyelenggarakan kegiatan peningkatan mutu pendidikan siswa,guru yang kreatif, inovatif, isnpiratif dan kompetitif

6.      Mendirikan dan mengelola lembaga perkoprasian


Dalam hal keanggotaan, sesuai dengan namanya Forum Komunikasi Guru IPS Nasional, maka yang berhak menjadi anggota adalah seluruh guru IPS yang ada di wilayah Indonesia, baik yang ada di SMP maupun MTs negeri dan swasta. Mereka yang dengan sukarela mengajukan permohonan menjadi anggota. Bukti bahwa seseorang sudah resmi menjadi anggota ditandai dengan kepemilikan nomor registrasi keanggotaan dan Kartu Tanda Anggota. Nomor registrasi keanggotaan dan Kartu Tanda Anggota dapat diperoleh setelah melakukan pendaftaran resmi keanggotaan melalui web resmi FKG IPS NASIONAL, yaitu www.fkgipsnasional.or.id/kta

Struktur keorganisasian Forum Komunikasi Guru IPS Nasional (FKG IPS NASIONAL) terdiri dari :

1.      Pengurus Pusat (PP). adalah kesatuan wilayah dalam Negara Republik Indonesia dan berkedudukan sementara di Kabupaten Kudus sebelum dipindahkan ke ibukota negara.

2.      Pengurus  Wilayah (PW),  adalah kesatuan daerah dalam satu wilayah provinsi atau atas kebijaksanaan Pengurus Pusat karena kondisi domisilinya.

3.      Pengurus Daerah (PD), adalah kesatuan anggota dalam satu wilayah Kabupaten, dan Kota lainnya atau atas kebijaksanaan Pengurus Pusat karena pertimbangan domisilinya.

          Terkait hubungan dengan MGMP IPS yang ada di kabupaten/kota, FKGIPS Nasional dan MGMP IPS adalah sebagai mitra dalam mengembangkan kompetensi guru IPS. Bukan sebagai pesaing, karena baik MGMP IPS maupun FKGIPS nasional kedua-duanya adalah rumah berharga bagi guru-guru IPS. Hal yang membedakan hanya dari cakupan, keluasan medan gerak, keanggotaan dan struktur organisasi. Kalau MGMP IPS cakupan, ruang gerak dan struktur keorganisasiannya hanya mencakup kabupaten/kota, sedangkan FKGIPS Nasional sampai pada level nasional. Keanggotaan MGMP IPS hanya mencakup guru IPS pada jenjang SMP atau MTs secara terpisah, sedangkan FKGIPS Nasional menyatukan semua guru-guru IPS di SMP dan MTs, baik negeri maupun swasta.  Semua anggota memiliki hak dan kewajiban yang sama. Dengan adanya hak dan kewajiban tersebut maka setiap anggota diharapkan mampu berkontribusi secara maksimal dalam mengembangkan organisasi.

 

Penutup

Upaya membangun kompetensi teramat penting bagi setiap guru, termasuk guru IPS. Banyak cara yang bisa dilakukan seorang guru untuk meningkatkan kompetensinya, salah satunya dilakukan dengan bergabung dalam Forum Komunikasi Guru IPS Nasional (FKG IPS NASIONAL)). Dengan satu harapan semoga FKG IPS NASIONAL bisa memenuhi ekspektasi semua guru IPS di Indonesia demi kemajuan dunia pendidikan di Indonesia.

Bukti bahwa seseorang sudah resmi menjadi anggota ditandai dengan kepemilikan nomor registrasi keanggotaan dan Kartu Tanda Anggota. Nomor registrasi keanggotaan dan Kartu Tanda Anggota dapat diperoleh setelah melakukan pendaftaran resmi keanggotaan melalui web resmi FKG IPS NASIONAL, yaitu www.fkgipsnasional.or.id/kta

Selamat ulang tahun yang keempat FKGIPS Nasional. Jaya selalu dalam bersinergi membangun kompetensi guru-guru IPS Nasional.

 

*) Enang Cuhendi, S.Pd.MM.Pd

Guru IPS SMPN 3 Limbangan Kabupaten Garut,  Ketua PW FKG IPS NASIONAL JabarWakil Ketua Umum III PP FKGIPS Nasional, Pendiri FKGIPS Nasional dan Koordinator Socius Writers Club FKGIPS nasional