Kamis, 05 November 2020

Corona Adakah Berkahnya?

Oleh Sity Rochmah, 

SMPN 9 Bandung


Corona pertama terdengar ada di negeri China , ketika nonton di TV begitu menakutkan wabah ini menyerang manusia dengan tanpa kecuali semua bisa menjadi korban. Virus corono sangat kecil dan bentuknya hanya bisa dilihat di mikroskop tapi serangannya yang menyeramkan lebih menakutkan dari film zombie yang sering kita tonton.

Corono virus atau covid 19 adalah virus yang menyerang system pernapasan , penyakit karena infeksi virus ini disebut Covid 19 .Virus ini menyebabkan gangguan ringan pada system pernapasan , infeksi paru paru yang berat hingga kematian. Virus ini jenis baru dari coronavirus yang menular kepada manusia, bisa menyerang siapa saja, seperti lansia (usia lanjut ) orang dewasa, anak-anak, bayi, ibu hamil dan menyusui. Virus ini meyebar sangat cepat dalam beberapa bulan saja sudah sampai ke beberapa negara  termasuk Indonesia. (sumber: www.alodokter.com)

Januari 2020 kita masih sekolah seperti biasa, awal semester genap yang rutin dilakukan di sekolah adalah beberesih seluruh ruagan kelas masing masing , jadwal pelajaran baru , rapat awal semester dan tentu cerita tetang liburan akhir tahun. Semua tampak biasa normal belajar tatap muka di kelas masing masing , belajar begitu nyaman dan menyenangkan dengan segala kecerian, kepolosan dan kenakalan anak anak membuat semua tugas dilalui dengan tanpa beban.Sepertinya corona tidak akan sampai ke Indonesia , kita akan baik-baik saja seperti biasa, serangan wabah kan bukan hanya kali ini saja sebelumnya kita pernah dengar tentang virus ebola di Benua Afrika dan Indonesia baik baik saja, atau SARS yang meyerang beberapa negara dan Indonesia juga baik baik saja. Indonesia akan baik baik saja 

Pebruari 2020 sekolah masih tampak seperti biasa dengan segala kerutinitasannya , walau mulai ada kepadatan dalam tugas karena sudah mulai ada ulangan harian dari materi yang sudah di berikan dalam 4 kali pertemuan tatap muka. Diselang waktu kerutinan kita istirahat adalah waktu yang tepat untuk bercerita situasi kbm di kelas disela makan  minum yang kita lakukan seiring kita berceloteh tentang corona yang mulai menghawatirkan sampai ke Indonesia negara tercinta ini.Tersentak tersadar beberapa teman bercerita tentang penyakit ini tidak ada obat nya bagi yang sudah terjangkit corona, Virus ini sangat mematikan tidak bisa diobati dengan obat yang sudah ada , suasana sekolah mulai terpengaruh denga ada nya kabar di negara lain yang sudah terjangkit wabah ini sekolah di liburkan bahkan ada yang ditutup , di negara Cina sendiri yang pertama kali ditemukan nya virus ini suasana nya sudah seperti kota mati tidak ada kehidupan bahkan beberapa video dari teman memperlihatkan bagaimana corona ini tersebar dengan sangat cepat tanpa disadari oleh korban bahkan ilutrasi nya lebih sadis betapa bahaya nya virus ini bagi manusia tapi banyak juga video yang mengambarkan cara mencegah corona ini tersebar mudah dipahami untuk meng edukasi masyarakat secara umum.Di sekolah anak anak sudah mulai ramai bertanya tanya tentang corona ini mulai dari yang serius sampai candaan ala bocah smp, ada juga anak anak yang merasa ketakutan karena gencarnya pemberitaan di media social, atau TV swasta maupun TVRI, sebagian kecil dari mereka seperti tidak peduli dengan ketakutan teman nya yang di nilai berlebihan, lebay istilah mereka . Sosialisasi dari guru guru tentang corona sedikit menenangkan anak anak. biasakan pake masker dan cuci tangan itulah himbauan yang kita ingatkan kepada mereka.Walaupun kita sendiri belum tahu kebijakan apa yang akan diterapkan oleh pemerintah terkain corona ini. Kita berusaha semuanya tampak normal  belajar tatap muka seperti biasa sambil mempersiapkan hal terburuk yang harus kita terima dari kebijakan pemerintah terkait sekolah . 

Maret - April2020 Kebijakan pemerintah untuk meliburkan sekolah akhirnya sampai kepada kita disaat  sedang semagat semangatnya nya mempersiapkan UN bagi kelas 9.KBM sekolah di rubah dengan format PJJ atau daring.Kebijakan yang sudah di putuskan pemerintah untuk mengatasi pendemi corona akan berdampak besar kepada semua pihak terutama anak anak yang sudah mempersiapkan diri dengan  mengikuti bimbel sebagai tambahan belajar mereka, Belum selesai masalah tersebut kebijakan kalau UN ditiadakan untuk tahun ini karena wabah corona. Menambah kegalauan orang tua mulailah bertanya  kenapa UN di tiadakan bagaimana PPBD ke SMP tanpa UN. Antara suka dan tidak suka anak anak dan orang tua mulai mengeluh sepertinya usaha mereka untuk memperjuangan anaknya mendapat nilai maksimal dari UN terbuang percuma  Ditambah WFH (work From Home) menjadi beban tersendiri bagi orang tua yang biasa bekerja di kantor sekarang harus mengerjakan pekerjaan kantor di rumah sekaigus mendampingi anak belajar,orang tua yang tidak bekerja pun mulai tidak sangup untuk mendampingi anak pada waktu bersamaan apalagi yang memiliki anak lebih dari satu dan hanya memiliki satu HP di pake secara bersamaan bergantian tampak seperti benang kusut yang tidak bisa terjalin. Dalam pjj Orang tua sangat berperan penting sebagai pendamping siswa yang ada dirumah, keluhan tersebut sudah mulai nampak walau baru beberapa pekan PJJ di laksanakan.

Keluhan mereka pun ditanggapi dengan positif oleh para guru. Guru guru  mulai berusaha membuat media belajar yang paling efektif untuk kegiatan PJJ dalam memberikan materi agar siswa dan orang tua tidak merasa terbebani. Mulailah babak baru dalam era Pendidikan di Indonesia. Semua guru seperti dipaksa untuk mulai melek internet dan berburu media terbaik untuk pembelajaran nya , bisa atau tidak bisa harus bisa PJJ menuntut guru-guru mengikuti perkembangan iptek khususon teknologi informasi (media Sosial )mulai dari membuat WA group yang paling sederhana , Classroom yang menjadi media favorit karena mempermudah untuk pembelajaran atau pemberian tugas kepada siswa , Quizizz, Kahoot, Woordfall  yang bentuk nya menyenangkan layaknya game , Video pembelajaran dari yang sederhana berupa tulisan sampai video interaktif lainnya semua di ikuti dan di pelajari bagaimana cara penggunaan media tersebut baik mencari dari you tube secara mandiri atau bertanya pada teman yang mau berbagi, dan terjadilah pertukaran ilmu dari guru yang satu dengan guru yang lainnya Dari guru guru yang tadi nya tidak pernah dikenal bahkan tidak pernah bertemu secara langsung sampai guru terdekat satu sekolah bahkan dengan orang yang tidak kita kenal dan bukan guru mungkin kita belajar segala hal yang ingin kita ketahui, dari komunitas guru guru FKGIPS, instansi resmi dengan webinarnya, pelatihannya untuk menambah wawasan dan memaksimalkan potensi pribadi (guru yang bersangkutan) sampai mungkin komunitas umum atau informal saling bertukar informasi dan pengetahuan ter-update untuk mempermudah pembelajaran PJJ.hampir setiap hari di tawarkan di Media Sosial 

Berbekal dari keinginan untuk tidak kudet guru mulai menerapan Media yang dipelajari menjadi guru yang powerfull dalam mengajar. Era yang menyenangkan semua guru tersadarkan akan pentingnya media pembelajaran yang interaktif, corona ternyata mambawa berkah buat dunia pendidikan kita Semoga pendidikan Indonesia menjadi lebih maju  Aamiin