Kamis, 05 November 2020

DALAM HATI, KU UCAPKAN TERIMA KASIH CORONA

Oleh ; Yulia Rachma

SMP Wachid Hasyim 1 Surabaya


Mendengar kata Corona Virus Disease 2019 atau yang dikenal dengan covid 19 semua orang tahu dari mulai anak- anak sampai dewasa. Virus ini pertama kali ditemukan di Wuhan, Cina. Covid 19 merubah semua aspek kehidupan masyarakat. Virus ini mudah penularannya bisa melalui droplet saat seseorang batuk, bersin, bernyanyi, berbicara hingga bernafas, bisa melalui udara, bisa melalui permukaan yang terkontaminasi. Covid 19 tidak pandang bulu hampir semua negara didunia terhampirinya, baik negara berkembang sampai negara maju, dari masyarakat yang terkenal sampai masyarakat biasa. Sampailah Covid 19 di Indonesia berawal dari bulan Maret 2020 di Jakarta

Awal mendengar berita Covid 19 sudah masuk di Indonesia dalam hati aku berdoa Ya Allah mudah mudahan Corona ini segera berakhir, tapi sayang doaku belum terkabulkan. Seketika itu terjadi perubahan di segala aspek kehidupan. Salah satu di bidang Pendidikan di umumkan bahwa sekolah untuk sementara belajar dirumah tidak ada tatap muka.pembelajaran secara daring atau disebut dengan pembelajaran jarak jauh secara tiba-tiba membuat peserta didik maupun pendidik harus bisa beradaptasi dengan keadaan yang biasanya bertatap muka langsung sekarang harus dilakukan didunia maya.

Tidak semua pendidik disekolah kami  mampu tentang IT, ada beberapa guru yang harus belajar tentang IT, Alhamdulillah di sekolah kami semua ibu bapak guru bersemangat belajar karena tuntunan yang mengharuskan kita bisa IT karena pembelajaran mengunakan online.Senin tanggal 16 Maret 2020 kepala sekolah kami memberi kebijakan semua guru masuk untuk mengikuti pelatihan yang diselenggarakan sekolah terkaid dengan pembelajaran daring. Jujur saya termasuk salah satu guru yang kurang faham IT, dengan membaca Bismillah saya tekatkan saya harus bisa. Saya tidak malu bertanya pada teman teman guru yang masih muda muda, sampai-sampai  saya bilang jangan bosen ya kalua saya tanya dengan senyuman yang manis teman saya menjawab mboten bu. Alhamdulillah teman teman guru bisa saling sharing. Supaya saya tidak tanya tanya terus langkah langkahnya satu persatu saya tulis he .. he.. biar ingat.

Alhamdulillah akhirnya saya bisa meskipun dengan perjuangan yang tidak mudah bagi saya. Akhirnya bisa juga membuat pembelajaran lewat Office 365, lewat Zoom, pembuatan video pembelajaran yang menarik,  Dalam hati saya berucap terima kasih corona hup hup ku tutup mulutku sendiri karena takut kalau kalau ada yang mendengar, karena covid 19 banyak membuat duka semua aspek kehidupan, seperti di bidang kesehatan banyak para tenaga medis ( dokter, perawat, tenaga RS ) meninggal karena corona, di bidang ekonomi banyak perusahan baik kecil maupun besar memutuskan hubungan kerja, di bidang pariwisata bisa dikatakan lumpuh karena penerapan PSBB yang dilakukan oleh pemerintah.

Bidang Pendidikan sebagus apapun bentuk aplikasi yang digunakan untuk pembelajaran daring tetap  tatap muka yang diharapkan anak-anak, mereka selulu bertanya kapan masuknya bu, kami sudah kanget teman teman kanget diomeli bapak/ibu guru pokoknya wis sudah kangen pooll. Saya jawab bapak ibu guru juga kangen dengan celotehanmu yang imut he he.

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan sampai akhirnya empat bulan sudah pembelajaran secara daring. Tepatnya awal Juli dalam hati ku ucapkan  terima kasih corona, ini kedua kalinya,kenapa saya berucap seperti itu karena waktu itu saya harus menemani ibu saya yang sedang menjalani operasi glukoma di RS Mata Undaan. Alhamdullilah selama  lima hari menemani ibu masih bisa melakukan pembelajaran daring. Kebetulan saya wali kelas dan setiap hari harus menyapa anaknya bisa lewat zoom atau video call wa, 

Saya yakin Allah memberi cobaan ini pasti ada hikmahnya, kita syukuri apa yang sudah diberikan kepada kita terlebih kita diberi Kesehatan itu yang penting untuk saat ini. Ya Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang kami selalu berdoa semoga pandemi ini segera berakhir  agar kami bisa kembali hidup normal kembali. Aamiin.