Kamis, 26 November 2020

Dampak Kurangnya Sarana Prasarana Terhadap Kemajuan Pendidikan di Indonesia

Maria Demitriana Bere Rain, S.Pd

SMPN Satu Atap Kewar. Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur


Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, aklak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara.

Pendidikan mengindikasikan betapa  peranan pendidikan sangat besar dalam mewujudkan manusia yang utuh dan mandiri serta menjadi manusia yang mulia dan bermanfaat bagi lingkungan. Untuk itu kita harus memahami dan mengenal aspek manajemen pendidikan di sekolah yang merupakan  salah satu kemampuan dasar yang dimiliki oleh setiap guru. Karena guru disamping tugas pokoknya sebagai pendidik guru juga berfungsi sebagai manajemen pendidik di sekolah. Sebagai seorang manajemen harus mampu mencapai salah satu tujuan sekolah yaitu terselenggaranya kegiatan pembelajaran efektif dan efisien yang dilakukan secara optimal.

Masalah yang di hadapi oleh guru adalah sarana prasarana yang kurang memadai. Sementara dalam dunia pendidikan sarana prasarana merupakan salah satu faktor utama yang sangat mutlak untuk proses pembelajaran di sekolah. Sarana prasarana pendidikan adalah semua benda bergerak dan tidak bergerak yang dibutuhkan untuk  menunjang penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar baik secara langsung maupun tidak langsung. Proses belajar mengajar akan berkualitas bila ditunjang dengan sarana prasarana yang memadai, sesuai dengan kenyataan di sekolah kami yang berada di daerah terpencil tidak memadainya sarana prasarana pendidikan termasuk SDMnya sendiri sehingga mempengaruhi perkembangan pendidikan dan dapat menimbulkan banyak permasalahan seperti banyak peserta didik yang lebih memilih sekolah di kota dari pada di desa.



Sebagai contoh di sekolah SMPN Satu Atap Kewar dimana  alat peraga IPA yang tidak bisa digunakan karena tidak memiliki ruang Laboratorium IPA dan disimpan di ruang guru dan ruang UKS itupun satu ruang kelas yang disulap menjadi tiga kamar, ruang perpustakaan yang digabungkan dengan ruang TU dan ruang kepala sekolah yang di sekat menggunakan Rak Buku dan fasilitas perpustakaan yang kurang lengkap. Maka dari situ akan mempengaruhi proses belajar mengajar di sekolah.

Kami meminta pemerintah perlu memperhatikan sekolah – sekolah yang berada di daerah pedesaan dan perbatasan dengan Negara Timor Leste, terutama di daerah terpencil agar pendidikan dapat berkembang dan tercapai pula tujuan pendidikan. Pemerintah juga perlu meningkatkan sarana prasarana yang ada di sekolah sehingga peserta didik dapat belajar dengan nyaman.


Referensi :

  • Pengertian pendidikan menurut UU No.21 Tahun 2003.

  • Permasalahan sarana dan prasaran pendidikan.

http://remajasampit.blogspot.com/2012/12/permasalahan saran dan prasarana .html