Senin, 02 November 2020

DUNIA PENDIDIKAN DI MASA PANDEMI COVID-19

Oleh : DIAN MARLIANTI,S.Pd

SPF SMP Negeri 4 Subang 

Sudah hampir delapan bulan lamanya kita berada dalam situasi yang tidak biasa. Masih ingatkah di awal Maret 2020 , saat Presiden Joko Widodo mengumumkan virus corona Wuhan menjangkiti dua warga Indonesia,tepatnya di kota Depok, Jawa Barat ? kedua orang tersebut merupakan   seorang ibu dan putrinya yang sempat kontak dengan warga Jepang yang positif mengidap Covid -19. Warga Jepang tersebut baru terdektesi Covid-19 di Malaysia, setelah meninggalkan Indonesia. Kasus pertama Covid-19 di Indonesia ini, didapat melalui penelusuran Kementrian Kesehatan RI. Ini memang   bukanlah penyakit global pertama kali yang dihadapi Indonesia. Jauh sebelumnya ,tepatnya pada 2003 Pemerintah Indonesia juga pernah berhadapan dengan penyakit Severe Acute Respiratory  Syndrome (SARS). 

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia , memberikan dampak yang terlihat nyata dalam berbagai bidang khususnya pelaksanaan pendidikan di Negara Indonesia mengalami beberapa perubahan. Diantaranya untuk mengurangi angka penyebaran Covid-19 dan kegiatan pendidikan dapat berjalan seperti biasanya,maka pemerintah melakukan beberapa upaya untuk mengurangi angka tersebut yang salah satunya diterapkan dalam system pendidikan di Indonesia. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan system online atau system dalam jaringan (daring).Sistem pembelajaran tersebut dilakukan tanpa tatap muka secara langsung ,melainkan dilakukan dengan system pembelajaran jarak jauh, peserta didik tidak di haruskan atau diwajibkan untuk datang ke sekolah melaksanakan pembelajaran. 

Banyak sarana yang pada akhirnya diterapkan oleh tenaga pendidik untuk  melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara jarak jauh.Sarana pembelajaran jarak jauh tersebut tidak dapat dihindari dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi Sarana pembelajaran tersebut di antaranya aplikasi google meet, aplikasi zoom, google classroom, youtobe, televisi, maupun media sosial whatsapp dan telegram. Di mana semua sarana tersebut dihasilkan dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin maju yang mungkin tidak semua bisa diterima oleh masyarakat.

Namun, dengan sistem pembelajaran jarak jauh tidak menutup kemungkinan akan timbulnya beberapa masalah-masalah dalam berlangsungnya proses pembelajaran. Dengan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh ini, tentunya peserta didik maupun tenaga pendidik dari semua kalangan diharuskan memiliki akses jaringan internet yang baik. Banyak daerah-daerah yang memiliki akses internet kurang baik atau tidak lancar sehingga menjadi salah satu kendala berlangsungnya kegiatan belajar mengajar dengan baik. Selain itu ,tidak sedikit peserta didik yang tidak mendapatkan hasil pembelajaran secara maksimal. Baik dari materi pelajaran maupun penugasan-penugasan yang diberikan oleh tenaga pendidik selama pandemic Covid -19 ini berlangsung.

Maka september 2020 Pemerintah menyelenggarakan program untuk guru.di antaranya Program Guru Belajar seri Masa Pandemi covid -19 dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dalam merancang pembelajaran jarak jauh berbasis beban kurikulum yang disederhanakan,mengembangkan kemampuan tenaga pendidik dalam mengelola pembelajaran jarak jauh yang melibatkan siswa,mengembangkan keterampilan tenaga pendidik dalam menggunakan teknologi untuk pembelajaran jarak jauh secara efektif, serta dapat  meningkatkan kemampuan tenaga pendidik dalam melakukan asesmen pembelajaran jarak jauh yang berdampak kualitas pembelajaran.di harapkan dengan adanya program ini tenaga pendidik bisa mengatasi dan memberikan solusi dengan masalah  atau kendala yang dihadapi oleh siswa pada saat kegiatan pembelajaran jarak jauh  di masa pandemic ini.

Namun ,disamping beberapa kendala yang muncul terdapat beberapa hikmah yang dapat diperoleh dari pandemic covid -19 tanpa kita sadari. Dengan system pembelajaran yang dilaksanakan secara jarak jauh, di mana peserta didik banyak melakukan kegiatan di rumah sehingga dapat mempermudah para orang tua untuk memonitoring anak-anaknya.selain itu, dari segi kreatifitas baik dari tenaga pendidik maupun peserta didik dalam system pembelajaran jarak jauh dituntut untuk berlaku kreatif. Sebagai contoh tidak sedikit tenaga pendidik membuat materi pembelajaran yang disajikan dalam bentuk video-video pembelajaran,sehingga muncul youtober youtober baru dari kalangan tenaga pendidik maupun dari kalangan siswa dan mahasiswa.

Pada dasarnya pandemic covid -19 memberikan  dampak dampak  yang dapat melemahkan aktifitas manusia pada umumnya. Tidak dapat dipungkiri pada awalnya banyak masyarakat yang beranggapan bahwa masa pandemic covid -19 adalah masa yang menyulitkan umat manusia, Namun, tanpa kita sadari banyak sisi-sisi positif yang dapat  kita petikdari pandemic covid -19 yang sedang melanda dunia hingga hari ini.diantaranya pembelajaran daring yang saat ini diterapkan menjadikan orang tua sadar betapa sulitnya mendidik anak. Kini ,empati orang tua terhadap guru jadi meningkat. Tapi guru juga menyadari tanpa adanya peran orang tua maka pendidikan itu tidak akan selesai. Mau secanggih apapun teknologi, tapi ujung-ujungnya yang melakukan perubahan ialah guru.kini guru dan orang tua yang melakukan perubahan itu

Nadiem Makarim memberikan pesan bahwa dalam situasi seperti ini, maka semua orang harus melihat ini bukan rencana ,tetapi sebagai pembelajaran.”kita jangan melihat  suatu bencana ,tapi akan jauh lebih berguna jika digunakan untukbelajar, belajar ,belajarsains,kesehatan, pendidikan danteknologi. Tapi terpenting ialah mengenai diri kita sendiri dan hati nurani,” seperti yang diungkapkannya pada diskusi virtual dengan Najwa Shihab. Dampak yang dirasakan memang sungguh nyata dan dapat dirasakan oleh setiap orang . Namun ,masyarakat tidak bisa menjadikan pandemic covid-19 sebagai sebab untuk tidak melaksanakan kegiatan terutama dalam bidang pendidikan.