Kamis, 26 November 2020

PERAN GURU DAN ORANG TUA BAGI PESERTA DIDIK DI DAERAH 3T PULAU ROTE PADA MASA PANDEMI COVID-19

 OLEH

MERYATI JOHANA AMALO,S.Pd

SMP N 3 PANTAI BARU

KAB ROTE NDAO, NTT



Pendidikan sangat penting dalam kehidupan kita setiap manusia karena tidak hanya memberi kita pengetahuan akan tetapi juga pada karakter seseorang dan juga memupuk kita menjadi individu dewasa yang mampu merencanakan masa depan dan mengambil keputusan tepat dalam hidup kita.

Pada saat sekarang ini kita diperhadapkan dengan masalah Internasional dengan adanya covid 19 atau corona virus merupakan virus yang sangat mematikan,salah satu Negara yang terkena virus tersebut adalah Indonesia dan memiliki dampak yang sangat berpengaruh terhadap semua aspek kehidupan termasuk bidang pendidikan.

Bidang pendidikan sebelum dunia diadapkan dengan corona virus ini semua aktivitas pendidikan dilakukan secara tatap muka atau luring atau bertemu secara langsung tetapi akibat adanya pandemic ini menyebabkan pendidikan dilakukan secara daring atau dalam jaringan secara jarak jauh

Jika proses belajar disekolah secara tatap muka guru yang menjadi tokoh utama bagi peserta didik agar mereka dapat memahami pelajaran,budi pekerti,lain halnya dengan pembelajaran Daring.Pembelajaran daring ini orangtua juga sangat dibutuhkan perannya dan menjadi tokoh utamanya  karena mengharuskan orangtua untuk membantu anaknya dalam memahami pelajaran,karena dalam pembelajaran secara daring seringkali anak susah untuk memahami materi yang telah diberikan oleh guru.

Demikianpula yang dirasakan di daerah 3T tempat saya mengajar di SMPN 3 PANTAI BARU .KAB ROTE NDAO,NTT karena keterbatasan fasilitas dan kondisi keluarga yang tidak memungkinkan siswa untuk melakukan proses pembelajaran secara daring 

Karena tidak semua peserta didik memiliki handphone sehingga menuntut  guru melakukan program pembelajaran dengan  cara membagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil dan menentukan titik tertentu agar bisa dikunjungi guru secara bergilir dan memberikan materi dan bahan ajar serta evaluasinuntuk peserta didik,begitu banyak keterbatasan karena kurangnya tenaga kependidikan sehingga membutuhkan suatu perjuangan yang sangat sulit untuk mencapai dan menjangkau semua peserta didik

Program yang sudah disusun oleh dewan guru di kirimkan ke Dinas PKO Kabupaten sebagai laporan bahwa adanya proses kegiatan pembelajaran disertakan dengan foto

Dalam system pembelajaran yang dilakukan anak menjadi bosan dan hasil kurang maksimal karena waktu kunjung guru tidak full jam Pembelajarannya,hal inilah yang menyebabkan orangtua dan guru harus mencari solusi yang terbaik dan berpikir lebih kreatif agar anak tidak mudah bosan,salah satu yang dapat dilakukan guru adalah dengan merancang program pembelajaran yang merangsang peserta didik untuk lebih aktif dan memiliki rasa ingin tau tentang materi yang diberikan dengan menyediakan link tayangan video bagi yang memiliki handphone dan memberikan rangsangan terhadap pola pikir anak sehingga membuat anak tidak mudah bosan karena harus belajar serta bermain didalam rumah akibat dampak dari virus corona tersebut.Bantuan dari pemerintah berupa paket data untuk belajar hanya bias dirasakan oleh beberapa siswa saja sehingga pelaksanaan pembelajaran yang terjadi masih tetap memakai system Luring dengan cara BELAJAR DARI RUMAH Tetapi PERKUNJUNGAN DARI GURU KE RUMAH PESERTA DIDIK.