Jumat, 26 Februari 2021

Guru IPS Wajib Merespon Positif Perkembangan IT

Peserta Pelatihan Google Workspace for Education FKGIPS Jabar.
Insert Dian Diana, M.Pd, master trainer Google Workspace for Education

Bandung. Socius (26/2). "Guru IPS sebagai bagian dari komunitas pendidikan nasional wajib merespon secara postif perkembangan IT terkait pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)." Demikan disampaikan Enang Cuhendi saat menutup kegiatan Pelatihan Google Workspace for Education FKGIPS Jawa Barat sore ini (26/2).

Ketua PW FKGIPS ini juga menambahkan bahwa ada sisi positif dari adanya pandemi Covid-19, PJJ yang idealnya menurut para pengamat pendidikan baru bisa dilaksanakan di Indonesia pada sekitar 2040 ternyata bisa dikenal oleh kalangan pendidikan di Indonesia pada saat ini. Secara lebih cepat guru "dipaksa" untuk merespon perkembangan IT untuk PJJ. Respon atas Revolusi Industri 4.0 yang semula dikhawatirkan akan berjalan lambat juga berjalan luar biasa.

Senada dengan itu, Dian Diana yang tampil sebagai nara sumber pelatihan mengingatkan guru-guru terus belajar dan memanfaatkan IT untuk pembelajaran semaksimal mungkin. Menurut master trainer Google Workspace ini keberadaan Google Workspace yang dulu bernama Google Suite sangat bermanfaat untuk membantu PJJ. "Apalagi saat ini pemerintah sudah mengeluarkan akun belajar.id yang bisa dimanfaatkan untuk akses gratis ke Google Workspace for Education, semua guru dan siswa bisa dengan mudah memanfaatkan akun google ini untuk pembelajaran secara gratis." lanjut guru IPS di SMPN 1 Cihampelas Kab. Bandung Barat.

Kegiatan Pelatihan Google Workspace for Education yang digagas PW FKGIPS Jabar sendiri berlangsung dari 22 s.d. 26 Februari 2021. Pelatihan dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi Zoom Meeting dan Google Meet.  Peserta kegiatan merupakan para members resmi FKGIPS Nasional yang dibuktikan dengan kepemilikan NPA.

Pada kesempatan ini Dian Diana sebagai nara sumber tunggal memperkenalkan sekaligus melatih peserta mengenai paket materi Google Workspace seperti: pemanfaatan google drive, google slide, google doc, google worksheet, google classroom, google meet dan google mail. Semua dilakukan melalui teori, praktek dan penugasan.

Tercatat dari 152 orang peserta yang mendaftar hanya sekira 50-an yang masih bertahan sampai akhir untuk menuntaskan pelatihan. Aneka ragam alasan, mulai dari tidak memiliki akun belajar.id, faktor jaringan, kuota, kondisi alam sampai pada kesulitan mengerjakan tugas muncul kepermukaan. Walau demikian antusiasme luar biasa ditunjukkan oleh pesert, terutama ibu-ibu yang terus tertantang untuk menuntaskan pelatihan yang sertifikatnya langsung dikeluarkan oleh google ini. (Socius 01)