Selasa, 25 Mei 2021

Pembelajaran Jarah Jauh menggunakan Classroom dan Whatsaap di SMPN 4 Mandau Duri Kab. Bengkalis– Riau Tahun 2020/2021

 


SURYA IRA MAHAYANI, S.Pd

SMPN 4 MANDAU DURI-RIAU



Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menginstruksikan kepada jajaran di Dinas Pendidikan baik provinsi maupun daerah untuk memberlakukan pembelajaran jarak jauh sejak tanggal 16 Maret 2020 . Guru dituntut untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa tanpa dibebani tercapainya kurikulum. Pembelajaran difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup. Hal ini menjadikan tantangan tersendiri bagi guru. Setelah pembagian rapor SMT 1 berakhir kepala sekolah SMPN 4 Mandau  Ibu Lisa Triana, S.Pd melakukan persiapan untuk pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh di SMPN 4 Mandau tahun ajaran baru dengan mengagendakan 3 pilihan pembelajaran yang akan dipilih. Pembelajaran ini sudah dirancang jauh-jauh hari bersama tim Kurikulum Ibu Ernalis, S. Pd, Rapat pelaksanaan pembelajaran Jarak Jauh di SMPN 4 Mandau untuk tahun pelajaran 2020/2021 dilaksanakan dengan melibatkan semua guru tetap menggunakan protokol kesehatan. Namun pelaksanaan rapat sejalan dengan rapat kelulusan kelas 9 dan rapat pembagian tugas mengajar. Yang dibagi 3 sesi agar tidak terjadi penumpukan orang. 

    Rapat pertama dengan mendatangkan guru kelas 9  dan memberikan 3 pilihan pembelajaran, pertama pembelajaran menggunakan Microsoft Team, yang kedua menggunakan classroom dan yang ketiga menggunakan whasaap setelah berdepat guru kelas 9 dengan berbagai persi maka didapati kesepakatan bersama untuk kelas 9 dengan pandangan yang diberikan Ibu Lisa Tirana sebagai kepala sekolah SMPN 4 Manadau menggunakan classroom karena classroom ini lebih efektif untuk digunakan guru dan siswa  dan sekalian sosialisasi cara menggunakan classroom dengan tutorial yang diberikan oleh Ibu Lisa Triana sebagai kepala sekolah yang di dapat dari kementrian. Sebagai penyampai materi yang penjelasan langkah-langkah penggunaan classroom yang di lakukan oleh Ibu Eva Junetty. S sebagai guru TIK di SMPN 4 Mandau dengan menggunakan alat infokus juga dengan jaringan waifi yang ada di sekolah diikuti oleh guru-guru yang menggunakan letop masing-masing. 

    Hari kedua Pemanggilan guru kelas 8 dengan pandangan yang di berikan ibu Lisa Triana sebagai kepala sekolah maka kesepakatan untuk pembelajan kelas 8 juga menggunakan classroom sebagai penyampai materi dan tutorialnya disampaikan oleh ibu Eva Junetty . S

    Hari ketiga pemanggilan guru kelas 7 dengan  pandangan yang diberikan ibu Lisa Triana sebagai kepala sekolah karena anak baru di SMPN 4 Mandau  dan melihat kondisi juga keadaan siswa yang masih belum memahami teknologi maka di dapati kesepakatan dengan guru-guru kelas 7 menggunakan Whasaap. Sebagai penyampai materi yang diberikan oleh Ibu Surya Ira Mahayani.

    Saya sebagai guru kelas 8 juga wali kelas 8.7 mengajarkan siswa-siswi menggunakan classroom mengalami beberapa hambatan karena pembelajaran jarak jauh ini baru dilaksanakan di masa pandemic covid 19. Pemberian absen, materi dan tugas di laksanakan sejalan agar anak-anak di rumah dapat belajar walaupun tidak dengan tatap muka. Terkadang setelah pemberian materi disampaikan oleh guru baik menggunakan video pembelajaran dan tugas yang diberikan namun masih ada sebagian siswa-siswi yang tidak mengikuti pembelajaran sesuai dengan waktu yang disediakan.

    Tapi sebagai guru  IPS saya  berhap agar siswa-siswi dapat belajar walaupun materi di classroom ini kapan saja bisa diihat dan dikerjakan tugasnya, waktu yang saya berikan untuk tugas yang dikumpul satu minggu, namun masih ada juga siwa-siswi yang tidak mengumpulkannya.  Saya sebagai guru IPS memberikan tenggang waktu untuk mengerjakan tugas, tp untuk ulangan saya tidak memberikan tenggang waktu, setelah kegiatan pembelajaran IPS selesai maka nilai anak yang ujian menggunakan link langsung saya perlihatkan agar anak memiliki rasa tanggung jawab terhadap nilai yang ia miliki. Dan jika nilai anak tidak sesuai dengan KKM maka anak saya minta untuk mengikuti remedial, namun ada juga anak yang kadang tidak mengindahkan pesan saya lewat WA maupun lewat classroom.

Saya berharap semoga pendemi cepat berlalu saya rindu untuk mendidik anak-anak didik saya baik karakter yang tidak di jumpai di rumah akan ia dapatkan di sekolah, namun hal ini masih akan berlangsung lama karena ini merupakan wabah terbesar yang melanda seluruh dunia. 

Entah sampai kapan wabah ini akan berakhir mari kita semua tetap menjaga kesehatan dan tetap menjaga jarak dan selalu mencuci tangan dengan air mengalir agar kita semua                 sehat-sehat saja. 

Kata pepatah kesehatan itu mahal dari pada kita mengobati.