Minggu, 31 Oktober 2021

Pemanfaatan Google Drive Bersama dalam kegiatan Supervisi Masa Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Atjih Koerniasih, S.Pd 

Guru SMP Negeri 1 Cipanas-Cianjur


Salah satu agenda sekolah yang harus dijalankan adalah Supervisi. Sebuah kegiatan yang merupakan tugas pokok manegerial kepala sekolah. Dengan tujuan tentunya untuk merefleksi kembali proses pembelajaran yang berlangsung. 


Proses ini biasanya dilaksanakan pada semester ganjil  tepatnya mulai bukan September s.d bulan Oktober.  Karena  guru yang akan disupervisi  itu tidak sedikit,  maka kepala sekolah dimungkinkan untuk menugaskan beberapa guru "senior"  untuk membantu dalam  menjalankan tugasnya. 


Sebelum proses supervisi  banyak hal yang harus dipersiapkan. Di antaranya kelengkapan administrasi. Seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, bahan ajar, media dan lainnya. Kemudian persiapan itu didiskusikan antara guru dengan kepala sekolah. Antara guru dengan guru yang ditunjuk sebagai supervisor. 


SMP Negeri 1 Cipanas dalam tahun  ajaran 2021/2022 kegiatan sedikit berbeda. Yaitu sekolah mencoba  melaksanakan supervisi berbasis digital. Terutama dalam persiapan administrasi, pengumpulan administrasi, penilaian. Dan berdiskusi perencanaan juga mencoba berbasis digital. 


Alasan melakukan supervisi berbasis digital, karena mau tidak mau, siap atau tidak siap kondisi saat ini mengharuskan segala sesuatu berbasis digital. Sekolah dan guru harus siap dengan kondisi ini. Harus siap menghadapi perubahan jaman yang menuntut beragam kompetensi salah satunya kompetensi digital.


Selain alasan adanya era digitalisasi juga karena untuk mempermudah penyimpanan dan menemukan file sipervisi dan file PKG saat akan dicetak dan diperlukan maka sekolah memutuskan untuk membuat Drive bersama dengan menggunakan akun belajar.id.  Drive Bersama ini berisi sejumlah folder sesuai jumlah guru dengan nama foldernya dari  nama-nama  guru. 


Penggunaan Google Drive Bersama ini dimaksudkan agar segala hal yang berkaitan dengan dokumen supervisi agar mudah disimpan dan juga mudah dicari. Selain juga membentuk kolaborasi secara digital karena di dalam file penyimpanan tersebut seorang dapat mengomentari dan saling berkomunikasi. Khusus untuk kegiatan supervisi komentar yang terjadi adalah komentar dari guru yang diamanahkan untuk melaksanakan supervisi kepada guru yang akan disupervisi..


Apa saja. Yang diupload oleh guru dalam Drive bersama supervisi dan PKG tersebut?. Diantaranya adalah RPP sebelum dan sesudah supervisi, Lembar Kerja Peserta didik, bahan ajar berupa Ppt,  Instrumen Supervisi,  dokumentasi  sebelum dan sesudah supervisi, dan dokumentasi baik dalam bentuk foto maupun Video  selama proses supervisi. Kesemuanya tersimpan dalam Drive bersama pada folder masing -masing guru. 


Langkah awal standar pengelolaan  menampung semua akun belajar setiap guru. Akun belajar di sini maksudnya email yang menggunakan akun belajar.id. setelah itu standar pengelolaan membuat jadwal supervisi dan juga sekaligus membuat Drive bersama dalam pelaksanaan supervisi dan PKG. 


Khusus folder supervisor oleh standar pengelolaan juga disi instrumen kosong supervisi dan templat kosong PKG. Nantinya untuk diisi langsung di sana saat pelaksanaan supervisi dan PKG. 


Tujuan adanya pemamfaatan Drive bersama ini adalah agar mudah mencari berkas sat dibutuhkan. Juga untuk mempermudah komunikasi antara guru dengsn supervisor karena Drive bersama semua file memungkinkan dapat  dikomentari.  Seperti contoh RPP. Sebelum pelaksanaan guru meng-upload RPP. Kemudian kepala sekolsh ataupun supervisor mengomrntari mana-mana yang mungkin harus diperbaiki. 


Pamamfaatan Drive bersama untuk lebih efektif dan keseragaman informasi maka sekolah melalui standar tendik mengadakan sebuah workshop dalam pemamfaatan Drive bersama ini. Kebetulan sekolah memiliki trainer level 3 dalam Google Workspace Education yaitu Ai Hikmawati, M.Pd. Sehingga untuk Nara sumbernya  sekolah tidak mendatangkan dari luar.


Pemanfaatan Drive bersama ini dalam penerapannya banyak hal positif yang dapat terjadi. Dalam arti banyak manfaat yang dapat dipetik. Salah satu diantaranya guru dapat melihat video pelaksanaan kegiatan pembelajaran dari rekannya yang sedang disupervisi. Seperti lesson study.  Bedanya tanpa harus masuk kelas dan meninggalkan pelajaran. Tetapi hanya melihat video hasil supervisi yang diupload ke Drive bersama. 


Lainnnya, ? Tentu saja seperti yang saya utarakan di atas. Penggunaan Drive bersama untuk merapikan  penyimpanan file dan memudahkan pencaharian saat dibutuhkan.  Satu lagi karena akunnnya menggunakan belajar.id jadi kita tidak takut Drive kita akan penuh karena unlimite. Begaimana tertarik ? Atau memang sudah melaksanakan ?